Sumber "http://blog-ademilasintia.blogspot.com"
Manajemen jaringan komputer merupakan kemampuan untuk mengontrol dan memonitor sebuah jaringan komputer dari sebuah lokasi. The International Organization for Standardization (ISO) mendefinisikan sebuah model konseptual untuk untuk menjelaskan fungsi manajemen jaringan.
Manajemen jaringan komputer merupakan kemampuan untuk mengontrol dan memonitor sebuah jaringan komputer dari sebuah lokasi. The International Organization for Standardization (ISO) mendefinisikan sebuah model konseptual untuk untuk menjelaskan fungsi manajemen jaringan.
Manajemen Kesalahan (Fault
Management), menyediakan fasilitas yang memungkinkan administrator jaringan
untuk mengetahui kesalahan (fault) pada perangkat yang dikelola, jaringan dan
operasi jaringan, agar dapat segera menentukan apa penyebabnya dan dapat segera
mengambil tindakan.untuk itu manajemen kesalahan memiliki mekanisme untuk :
a. Melaporkan terjadinya kesalahan.
b.
Mencatat laporan kesalahan
(logging).
c.
Melakukan diagnosis.
d.
Mengoreksi kesalahan (dimungkinkan
secara otomatis).
Menajemen
konfigurasi (configuration management), memonitor informasi konfigurasi
jaringan sehingga dampak dari peragkat keras ataupun lunak tertentu dapat
dikelola dengan baik. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kemampuan
inisialisasi, kofigurasi ulang, pengoperasian, dan mematikan perangkat yang
dikelola.
Laporan (accounting), mengukur
utilisasi jaringan dari pengguna atau grup tertentu untuk :
a.
Menghasilkan informasi tagihan
(billing).
b.
Mengatur pangguna atau grup.
c.
Membantu dalm menjaga performa
jaringan pada level tertentu yang dapat diterima.
Manajemen performa (performance
management), mengukur berbagai aspek dari performa jaringan termasuk
pangumpulan dan analisis dari data statistik sistem sehingga dapat dikelola dan
dipertahankan pada level tertentu yng dapat diterima. Untuk itu,manejemen
performa memiliki kemampuan untuk :
a. Memperoleh utilisasi dan tingkat
kesalahan dari perangkat jaringan.
b. Mempertahankan performa pada level tertentu
dengan memastikan perangkat memiliki kapasitas
yang mencukupi.
yang mencukupi.
Manajemen keamanan (security
management), mengatur akses kesumber daya jaringan sehingga informasi tidak
dapat diperoleh tanpa izin. Hal tersebut dilakukan dengan cara :
a.
Membatasi akses ke sumber daya
jaringan.
b.
Memberi pemberitahuan akan adanya
usaha pelanggaran dan pelanggaran keamanan.



0 komentar:
Posting Komentar